Menginap di Kampung Sampireun, sudah menjadi cita-cita saya semenjak jaman baru married dulu, apalagi waktu itu pas booming banget, lagi seru-serunya cerita mengenai resort yang satu ini, destinasi idaman lah pokoknya.  Sayangnya mulai dari impian pengen hunimun di sana, sampe anak udah menginjak ABG, tak kunjung kesampean juga, hahaha… Soalnya harga sewa di sana lumayan tinggi, bikin kudu mikirrrrrrrrrr berkepanjangan yang akhirnya bikin batal terwujud.

Nah, setelah hampir saja menyerah dengan cita-cita menginap di sana… Awal tahun 2017 kemaren waktu iseng-iseng cari-cari hotel buat weekend getaway, tetiba saya teringat kembali pada Kampung Sampireun, gegara melihat upload an foto salah satu teman yang sedang berlibur ke sana.

Isenglah cek-cek rate Kampung Sampireun di Agoda (btw, belakangan ini saya lagi demen pesen hotel via Agoda, harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan site-site lain lho, soalnya bisa ada diskon berlapis-lapis gitu lah). Dan ternyataaaaa…. kebeneran banget rate Kampung Sampireun yang seingat saya selalu berjuta-juta, kali ini berkisar di 820k nett saja, untuk menginap di resort idaman yang tepi danau pas Liburan Paskah pula, yuhuuuuu…..  bahagia luar biasa, mari kita capcus!

Ehm, ternyataaaa… Beberapa hari menjelang liburan ke Kampung Sampireun yang sudah sangat dinanti-nantikan itu, saya  ditelepon pihak Agoda yang menyatakan kamar pesanan saya tidak tersedia. WHATTTTT???? Secara kita sekeluarga sudah super excited merencanakan ini itu, bahkan anak-anak sudah packing barang bawaan mereka. Alasan mereka karena kamar yang seharusnya kita tempati sedang direnovasi, beuuuhhhh kenapa juga kudu kita yang mengalah, secara kita sudah booking dari berbulan-bulan sebelum. Akhirnya setelah perbincangan yang panjangggggg dan lebaarrrrrr, tetap saja kita tidak bisa menginap waktu liburan Paskah itu, dan terpaksa harus direschedule deh. Sebagai kompensasinya pihak Kampung Sampireun akan memberikan Free Breakfast dan Dinner untuk 2 orang. Ya sudahlah, mau gimana lagi….

KS 10

Liburan keluarga ke Kampung Sampireun ini akhirnya terselenggara tanggal 22-23 July 2017 kemaren. Kita berangkat pagi dari Bandung (ga pagi-pagi amat sih sebenernya, jam 8 lewat), mampir dulu buat makan siang kepagian di Darmaga Sunda, resto kekinian bentuk perahu besar. Sampai ke Darmaga Sunda ternyata belum buka, hahaha… jadilah kita foto-foto dulu sambil menunggu restoran siap. Dari Darmaga Sunda sempet muter liat-liat kota Garut barulah kemudian kita menuju ke Kampung Sampireun.

Peta Kampung Sampireun

Kampung Sampireun berlokasi di jalan Raya Samarang, dari jalan utama Bandung-Garut (via Nagrek) masuk lagi sekitar 11km. Begitu sampai, sambil  menunggu proses check in kita sekeluargapun disuguhi masing-masing segelas Bajigur hangat, yeay! Suasana Lobby Kampung Sampireun terasa nyunda banget, dengan iringan gamelan tradisional, suara gemericik air dan semilir angin sepoi-sepoi, aseli bikin betah.

Bajigur

Setelah menunggu beberapa lama, berhubung check in yang cukup ramai. Akhirnya kita menuju kamar tempat kita akan menghabiskan weekend kali ini, Kalapalua Suite Lake 1001, resort paling ujung depan, strategis dan dekat kemana-kemana!

Kalapalua Kampung Sampireun

Dan kamarnya ternyata besarrrrrrrrr, bukan model kamar hotel yang sempit itu, tapi lebih ke resort alias villa ala-ala studio. Selain ranjang gede super king size, masih ada sofa bed yang lumayan gede juga, cukup buat kita nginep sekeluarga dengan nyaman. Terlebih saya demen sama ranjangnya yang ala jadoel lengkap dengan kelambu putih, berasa lagi hunimun.. #eaaaa

Kalapalua Kampung Sampireun

Tersedia fasilitas standar hotel, seperti air mineral, kopi/teh instan, juga pemanas air. Penting banget ini, buat nyeduh popmie, hahaha… Semua kamar di Kampung Sampireun tanpa AC soalnya udara di sini lumayan sejuk, apalagi di kelilingi dengan pepohonan tinggi yang rimbun.

Pemanas Air

Kejutan berikutnya adalah kamar mandinya yang luas banget! Kamar mandi di sini bentuknya semi outdoor. Lengkap dengan washtafel, toilet duduk, shower, bak untuk berendam, handuk mandi dan segala rupa toiletries ala hotel berbintang. Di pojokan kamar mandi tepat di sebelah shower, malahan ada kebun kecil nya, hahaha…  beneran berasa seperti mandi di alam terbuka, jadi agak risih-risih gimana gitu.

Kamar Mandi Kalapalua

Setiap kamar Kalapalua Suite Lake dilengkapi dengan balkon menghadap danau, dan tentu saja balkon ini langsung menjadi tempat favorite kita sekeluarga buat nongkrong. Udara segar khas pedesaan, suara gemericik air, gemerisik dedaunan, kicau burung, kombinasi istimewa untuk menghabiskan weekend dengan cara yang berbeda, aaarrgghhh… suka!

Kalapalua Suite Lake

Eits, tersedia permainan congklak juga lho… Permainan masa kecil yang saking lamanya ga maen, sampe lupa cara maennya, untung ada Mr. Google, hahaha…. Anak-anak pun excited mencoba permainan baru ini.

Congklak

Nah, masing-masing kamar tepi danau ini memiliki perahu sendiri, dengan dermaga kecil tempat menambatkan perahu. Salah satu keasikan utama menginap di Kampung Sampireun adalah mendayung perahu berkeliling Danau Sampireun.

Perahu Sampireun

Anak-anak ketagihan berperahu, mau lagi, lagi dan lagi. Dari yang awalnya tidak pernah memegang dayung sama sekali, sampai akhirnya jadi mahir mendayung perahu!

Kolam Renang Kampung Sampireun

Kampung Sampireun juga punya fasilitas kolam berenang, namun sayang sekali airnya dingin dan tampak kurang bersih, jadi anak-anak pun ogah berenang di sana.

Playground Kampung Sampireun

Masih ada playground, dan anak-anak seneng banget main di sini! Suasananya asik di antara pepohonan, di bawah rimbunnya dedaunan, berasa main di dalam hutan.

Playground Kampung Sampireun

Selesai bermain di playground, kita menuju Seruling Bambu Restaurant untuk Snack Sore. Semua tamu yang menginap di Kampung Sampireun, bisa menikmati kopi, teh, kue basah, gorengan dan keripik yang disediakan sepuasnyaaaa. Duh, terpaksa diet ditunda ke besok lagi sajalah!

KS 13a

Sehabis makan kenyang, kita pun menuju area dermaga utama Danau Sampireun, ternyata sedang berlangsung pertunjukan calung di sana.

Calung Kampung Sampireun

Kita bisa memberi makan ikan-ikan di kolam samping danau, makanannya sendiri bisa diminta di lobby hotel, gratis 2 pak per kamar. Yang dijamin kurangggggg… karena saking serunya ngasih makan ikan di sini! Tapi tenang saja, bisa beli tambahan makanan ikan dengan harga IDR 5k kok per paknya.

Ikan Sampireun

Ikan-ikan di sini tampak sangat terawat, cantik, gemuk sehat, unyu-unyu semuaaaa…. Seneng banget liat ikan-ikan saling berebutan makanan, semua tampak kalappppppppp. Selain kasih makan ikan, jangan lupa untuk foto-foto di sini ya…

KS 41

Dan sore itu pun kita menghabiskan waktu dengan kembali berkeliling naik perahu. Merupakan kesenangan tersendiri bisa berperahu ditemani dengan begitu banyak ikan-ikan cantik. Ada keasyikan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata… Bikin ketagihan!

Perahu Sampireun

Matahari pun terbenam dan hari mulai gelap, sementara kita masih asik mendayung perahu. Sampai mendadak timbul perasaan tidak enak, takut tetiba muncul buaya, buru-buru deh kita meninggalkan air. Hohoho… sepertinya saya mulai berhalusinasi gegara kebanyakan nonton film nih!

KS 18

Saatnya makan malammmm….
Makan malam gratis kita malam itu ternyata buffet model prasmanan. Padahal saya ngarepnya dapet set menu ala-ala romantic dinner atau minimal bisa pilih makanan sendiri dari menu, seperti yang saya baca-baca dari cerita orang tentang dinner di Sampireun. Hahaha…

Buffet Sampireun

Selain nasi dan lauk pauknya, masih ada sup, buah-buahan juga pudding, mirip-mirip menu prasmanan ala undangan kawinan standar lah, hihihi…

makan malam sampireun

Berhubung cuma ber-dua doank yang dapet gratisan makan malam, daripada anak-anak ikutan makan prasmanan dan harus bayar IDR 125k per orangnya, lebih baik saya pesankan makanan terpisah saja. 1 porsi Cumi Goreng Tepung dengan 2 porsi nasi putih, total IDR 51k, untuk ukuran hotel, masih sedanglah tidak terlalu mahal juga harganya, masih ada gratis air putih.

Dinner Sampireun

Selesai makan, kita memilih untuk menghabiskan waktu sambil bersantai di balkon, ternyata udara di sini dingin juga ya. Sayang sekali, saat kita menginap kemaren, ada acara outbond company dengan hiburan dangdut sampai jam 10 malam, lokasi panggung juga dekat dengan kamar tempat kami menginap. Terus terang saja bikin kecewa juga, soalnya suara musik dangdut yang keras terasa sangat mengganggu, padahal kita berharap mendapatkan ketenangan dan bisa menikmati malam yang sunyi jauh dari hiruk pikuk seperti di kota.

Malam di kampung sampireun

Ternyata setelah berbincang dengan staff di sana, hal seperti ini sudah berlangsung selama 11 tahun, setiap weekend pasti ada grup outbond dari company. Konon biasanya bisa sampai 4 grup dengan spot acara yang menyebar di seluruh Kampung Sampireun, waduh ga kebayang gaduhnya ya… Untuk itu, buat teman-teman yang berminat hunimun atau liburan keluarga di Kampung Sampireun, menurut si bapa… janganlah memilih di kala weekend, tetapi menginaplah di weekdays.

Sekoteng

Dan malam itupun ditutup dengan semangkuk sekoteng, yang diantar dengan menggunakan perahu ke kamar kita, sekitar jam 21.30.

KS 51

Demikian pula di pagi hari, ada surabi manis yang lagi-lagi diantar menggunakan perahu ke kamar. Btw, pagi-pagi sekali sebelum jam 5, kita sekeluarga sudah kebangunan sama suara kukuruyuk yang keras sekali, padahal ngarepnya sih pengen males-malesan bangun agak siang. Ehm, lain kali tolong si ayam dipindahkan ke tempat lain ya…. hahaha….

Surabi Sampireun

Bangun pagi kuterus kasih makan ikan….

KS 28

Ikan-ikan di sini responsif banget dan tampak selalu lapar, aseli bikin kita ketagihan buat kasih makan terus-terusan, seruuuuu…..

KS 29

Dilanjutkan dengan main congklak!

KS 53

Lalu menuju Seruling Bambu Restaurant untuk sarapan pagi. Harga Breakfast di sini apabila tidak termasuk dalam harga kamar adalah IDR 100k/ person.

KS 32

Sarapan pagi di Kampung Sampireun lumayan variatif, selain nasi uduk dan lauk pauknya, masih ada bubur ayam, susu dan sereal, aneka kue jajan pasar, susis dan omelet, juga kopi/teh/susu.

KS 30

Dan kegiatan hari itu pun kembali diisi dengan naik perahu dan kasih makan ikan lagiiiiiiii. Sampai waktunya kita harus check out. Waktu check out dikasih gift dodol Garut plus mobil sudah kinclong dicuci bersih, hohoho….

Liburan kali ini memberi kesan dan pengalaman yang berbeda terutama untuk anak-anak yang senang sekali, dan pastinya lain kali kita akan kembali ke Kampung Sampireun, tapi mau pilih menginap di weekday aja ah biar lebih bisa menikmati alam dan ga berisik.

KS 34

Kampung Sampireun
Jl. Raya Samarang Kamojang Km. 4, Ciparay, Sukakarya, Samarang
Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151, Indonesia
Phone: 0262 – 542393
IG: @sampireunresort

 

(helenysm ~ helen yang suka makan)
IG: @helenysm_

 

Please like & share: