Warung Kopi Purnama sudah berdiri sejak tahun 1930, merupakan salah satu pelopor warung kopi di Bandung. Meskipun kini di Bandung di mana-mana buka tempat ngopi baru dengan segala rupa fasilitas canggihnya, tetapi Warung Kopi Purnama selamanya tetap berada di hati para langganan setia.

Terus terang orang Bandung pada dasarnya tidak terbiasa dengan budaya ngopi pagi di luar (biasa nyeduh kopi di rumah kali aja ya biar praktis hahaha…), tidak seperti orang Medan yang demen nongkrong di kopitiam sepanjang pagi. Tapi seiring dengan perkembangan jaman, makin ke sini makin banyak orang yang suka ngopi-ngopi pagi di luar rumah, dan ini terbukti dengan menjamurnya coffee shop di seantero kota Bandung.

Demikian pula halnya dengan keluarga kami, orang tua saya suka minum kopi, bahkan selalu memulai hari dengan segelas kopi, tapi biasanya mereka ngopi sendiri di rumah, Kopi Aroma atau Kopi Lampung sampai sengaja titip teman. Katanya sih kopi bikinan sendiri masih paling nikmat dan pas takarannya, hahaha…

Sementara itu saya pribadi suka kopi, ga sampai kecanduan sih, tapi sekadar ngopi buat happy happy. Jadilah setiap Minggu pagi, kita suka muter-muter cari kopi enak, nongkrong santai dan menikmati family time. Salah satu tempat ngopi favourite kami adalah Warung Kopi Purnama, saya suka dengan kopi plus suasana ala jadulnya.

Warung Kopi Purnama

Warung Kopi Purnama berlokasi di Jalan Alketeri, masuk dari Jalan Asia Afrika tepat di sebelah Hotel Golden Flower. Jalan Alketeri merupakan salah satu jalanan kuliner di Bandung, banyak street food enak di sana, sebut saja Bubur Ayam Alketeri, Kupat Tahu, Gado-Gado, Es Cendol Gentong, sampai Ronde Jahe Alketeri yang kesohor itu.

Warung Kopi Purnama

Dan seperti biasa Warung Kopi Purnama tidak pernah sepi pengunjung, apalagi di Minggu pagi, banyak turis luar kota, keluarga, atau pesepeda yang mampir ke sini. Warung Kopi Purnama dibagi menjadi 2 area, bagian depan adalah Smoking Area, dan bagian belakang merupakan Non Smoking Area. Entah mengapa rasanya duduk di bagian depan lebih asik, lebih jadul dan lebih terasa aura Warung Kopi Purnama nya, kita lebih suka duduk di depan, walaupun harus sambil tahan nafas karena beberapa meja di samping kita pada merokok, hahaha… kacau yak!

Warung Kopi Purnama

Mari kita memulai hari dengan secangkir kopi panas….
Pilihan kita pagi itu jatuh pada Kopi Susu Panas IDR 14k, kopi susu ala jadul paduan antara kopi hitam dengan susu kental manis, bold and wild, like it! Masih ada pula Kopi Telor IDR 17k, kopi hitam yang diaduk dengan kuning telur, sementara susu kental ditempatkan terpisah, untuk yang satu ini saya jauh lebih suka Egg Coffee versinya Cafe Giang di Hanoi.
Dan Ovaltine Susu Panas IDR 14k pilihan anak-anak, Ovaltinenya kental dan enak, beda deh dengan yang biasa kita minum di tempat lain!

Warung Kopi Purnama

Salah satu ciri khas Kopitiam atau Warung Kopi adalah Roti Srikaya, wajib pesan deh pokoknya! Seporsi Roti Srikaya IDR 15k, terdiri dari 16 potong roti super empuk dengan selai srikaya yang melimpah. Roti tawarnya itu roti ala jadul yang tebal, sementara selai srikaya home madenya legit dan harum. Sungguh sangat enak sekali!

Warung Kopi Purnama

Roti Gulung Telur Worst IDR 17k, roti didadar dengan telur, diberi tambahan potongan worst alias maling, guilty pleasure! Langsung lenyap dalam sekejap, hahaha….

Warung Kopi Purnama

Tahu Telur IDR 22k, tahu goreng didadar dengan telur lalu diberi potongan timun, toge, dan bawang daun, disiram bumbu kecap dan diberi taburan kerupuk dan bawang goreng. Sebenarnya awalnya saya ngarep tahu telur ala Surabaya dengan bumbu kacang dan petis, hahaha… jadi agak kecewa waktu lihat penampakannya ternyata lain. Etapi ternyata setelah dicicipi rasanya boleh juga, not bad at all… tastenya asik!

Warung Kopi Purnama

Dan yang tidak boleh terlewatkan kalau ke Warung Kopi Purnama adalah pesan Bubur Ayam di roda depan, lalu numpang makan di dalam restoran, hahaha… Lho kok gitu?

Warung Kopi Purnama

Di depan Warung Kopi Purnama, ada Bubur Ayam Alketeri Pak Ili yang kesohor itu, selain bisa dimakan langsung di emperan toko, bisa juga numpang makan di dalam Warung Kopi Purnama, memang udah biasa begitu kok! Kalau beli langsung di Roda harganya 15 ribu per mangkok, sementara kalau kita makan di dalam resto, harga seporsi Bubur Ayam jadi 17 ribu.

Bubur Ayamnya memang special, bubur ayam kental dengan taburan ayam, cakwe, bawang goreng yang melimpah, plus kerupuk dan sambal, must try! Etapi jangan sampai kesiangan ya, waktu kita keluar dari Warung Kopi Purnama sekitar jam 9 pagi, sudah sold out aja tuh si bubur!

Warung Kopi Purnama

Selain tukang bubur, di depan Warung Kopi Purnama juga ada tukang bandros, makanan khas bandung, kue jadul yang terbuat dari kelapa, rasanya asin gurih enak, boleh sekalian coba kalau mampir ke sini.

Jadi kapan nih kita mau ngopi bareng di Warung Kopi Purnama?

Warung Kopi Purnama

Warung Kopi Purnama
Jalan Alketeri no 22, Bandung
phone: 022 4201841
Jam buka: 06.30 – 22.00

(helenysm ~ helen yang suka makan)
IG: @helenysm_