Sate Khas Senayan

Pas hari H Lebaran, dalam rangka kekinian kita sekeluarga melancong ke AEON dan IKEA yang ternyata luar biasa penuh, sama sekali udah ga mirip di mall lagi, lebih mirip ada di Pasar, hohoho… Dan lihat kiri kanan banyak banget orang yang kenal alias orang Bandung, sepertinya semua pada reunian di sini nih! Hhmm… lagi-lagi sepertinya atas nama kekinian, hahaha…

Dan hari itu kita beranjak pindah hotel dari Pullman Central Park ke DoubleTree by Hilton, kita check in waktu sudah sore menjelang malam. Jadi begitu habis check in, langsung keluar lagi buat cari makan malam. Sempet bingung juga mau makan di mana, tiba-tiba kepikiran Sate Khas Senayan, yuk mari kita nyate!

Sate Khas Senayan

Sate Khas Senayan yang sudah berdiri sejak 1974 ini punya cabang yang luar biasa banyak di seantero Jakarta dan sekitarnya (Tangerang, Bekasi, Depok, Cinere, Cibubur), baik itu outlet di dalam mall, maupun yang punya bangunan sendiri. Di dekat DoubleTree by Hilton, hotel tempat kami menginap aja ada sedikitnya 3 outlet, yaitu: Menteng, Kebon Sirih dan Salemba. Akhirnya kita pilih buat merapat ke yang paling dekat, yaitu Sate Khas Senayan di Salemba.

Sate Khas Senayan

Sate Khas Senayan cabang Salemba ini satu gedung dengan Tamani Cafe dan Optik Melawai, menempati lokasi diĀ ujung kiri depan menghadap jalan raya. Begitu masuk restoran, langsung terasa aura etniknya, keseluruhan ruangan didekorasi dengan sentuhan tradisional yang cantik dan elegan.

Sate Khas Senayan

Ternyata Sate Khas Senayan ini tidak hanya menjual menu Sate, mereka menyediakan aneka menu tradisional dari seluruh Nusantara, termasuk juga rupa-rupa jajanan khasnya. Wah seru juga nih, yang pasti jadi tambah bingung waktu pilih-pilih menunya, hahaha…

Sate Khas Senayan

Tentu saja ga afdol rasanya kalau makan di Sate Khas Senayan, tapi ga mencicipi satenya, ini dia Sate Ayam Campur, IDR 54k. Seporsi sate campur daging ayam dan kulit dengan bumbu kacang yang maknyus, dan disajikan tetap hangat dengan bara api di bawahnya, istimewahhhhh……. Must try!

Sate Khas Senayan

Berikutnya ada Nasi Begana IDR 51k, terus terang waktu pesanan yang ini datang agak kaget juga, soalnya berbeda versi dengan bayangan saya selama ini. Kalau Nasi Begana versi di Bandung, biasanya berupa nasi dengan bumbu kari kuning, dengan lauk ayam, telur, plus sayuran yang dimasak kari juga, hahaha… ternyata beda ya? Etapi saya malahan lebih suka Nasi Begana versinya Sate Khas Senayan, lauknya super komplit dengan empal, sambal goreng, orek tempe, telur dan tahu pindang, dan teman-temannya, pastinya puas dan mantap!

Sate Khas Senayan

Nasi Cobek IDR 52k, nasi yang satu ini mirip dengan nasi rames yang dilengkapi dengan sambal cobek yang super pedas tapi enakkkkkkk….. Seporsi nasi cobek hadir dengan empal, ikan teri goreng, terong ungu, telur juga kacang tanah asin, unik, antik, dan pedassss… like this!

Sate Khas Senayan

Ehm, rasanya belakangan ini saya lagi demen pesan minuman yang 1 ini, Es Cendol Durian IDR 35k. Sayangnya si es cendol durian kurang terasa duriannya, kurang gula merah juga, jadi overall terasa hambar, tawar dan aneh, hhmm… saya jauh lebih suka versinya Kedai 170 di Bandung.

Sate Khas Senayan

Wedang Angsle IDR 30k, yang ini mirip dengan Sekoteng di Bandung, tapi hadir dalam isian yang super komplit, ada kacang hijau, kacang tanah, cendol, roti, sekoteng, kolang kaling, dan lain-lain. Sayangnya tidak disajikan dalam keadaan panas, cuma hangat sedikit suam-suam kuku, jadi nanggung dan kurang greget waktu dinikmati.

Mau coba aneka sajian makanan khas Nusantara yang maknyus?
Mampir aja ke Sate Khas Senayan, komplit deh!

Sate Khas Senayan

Sate Khas Senayan
Jalan Salemba Raya no 59, Jakarta Pusat
phone: 021 – 3926279
jam buka: 10.30 – 23.00

(helen ~ helen yang suka makan)
IG: @helenysm_

Please like & share: