(Balikpapan 02) ~ Icip Icip di Kebun Sayur!

Kebun Sayur?
Hhhmm…. tentu saja maksudnya bukan kebun berisi sayur-mayur, Kebun Sayur merupakan nama suatu daerah di kota Balikpapan. Di sini terdapat Pasar Inpres Kebun Sayur, yang khusus menjual aneka cinderamata khas Kalimantan dan merupakan tujuan favorite para wisatawan untuk berburu oleh-oleh. Aneka batik Kalimantan, baju daerah, tas manik-manik, pernak pernik dan aksesories khas Dayak, sampai batu akik yang sedang ngetrend itu semua tersedia di sini. Jadi jika anda berkunjung ke Balikpapan, jangan lupa mampir ke Kebun Sayur ya…

Dan tentunya buat si helen yang suka makan ini, ga afdol rasanya kalau tidak sekalian mencicipi makanan khas setempat. Jadilah sebelum berangkat saya sudah googling sana sini, cari cari info kira-kira bisa makan apa saja nih di Kebun Sayur? Eh ternyata selain menjadi tujuan belanja cinderamata, daerah Kebun Sayur juga punya banyakkkk tempat kuliner yang maknyus. Hhhmmmm… sayangnya karena keterbatasan waktu (dan perut), saya terpaksa harus memilih yang terbaik dan akhirnya cuma sempat mencicipi beberapa saja.

Ini dia 4 kuliner wajib coba di Kebun Sayur – Balikpapan:

1.   Nasi Kuning Haji Daud

HD 06 copy

Nasi Kuning merupakan salah satu makanan favorite di Balikpapan, dan salah satu yang paling terkenal sekota adalah Nasi Kuning Haji Daud di Kebun Sayur. Terletak di Jalan Letjen Soeprapto, kalau dari arah Selatan, berada di sebelah kiri jalan, antara Blue Sky Hotel dan Pasar Inpres Kebun Sayur, tepat di sebelah Kantor Pos Kebun Sayur. Bangunannya khas berwarna kuning dan buka setiap hari dari jam 07.30 pagi sampai habis.

HD 00 copy

Cara penyajian nasi kuning di Balikpapan, agak berbeda dengan di Bandung, bagi saya makan pagi nasi kuning di Bandung identik dengan sepiring nasi plus irisan telur dadar, bawang goreng, abon, daun kemangi dan sambal.

Nah di Balikpapan ini nasi kuning disajikan full team dengan segala rupa lauk pauk mirip nasi rames. Waktu pesan saya langsung ditanya mau pakai lauk apa saja, di Nasi Kuning Haji Daud kita bisa pilih 2 macam lauk dari 4 yang tersedia yakni: daging rendang, ikan, ayam atau telur.

HD 03 copy

Tadaaaa… inilah penampakan Nasi Kuning Haji Daud, saya pilih lauk Daging Rendang dan Telur, harganya flat IDR 23k per piring apapun lauk yang dipilih. Selain diberi 2 macam lauk, juga termasuk mie goreng dan sambal.

Bagaimana rasanya? Ehm menurut saya yang satu ini Spesial! Dagingnya empuk, sambalnya enak dan nasi kuningnya harum, kombinasi sempurna dan super mengenyangkan untuk makan pagi. Masih ditambah segelas es jeruk seharga IDR 7k, sebagai penyempurna dan hasilnya: Kenyang Maksimal!

2. Pisang Gapit

PG 06 copy

Pisang Gapit adalah makanan khas Kalimantan Timur, berupa pisang yang digapit (dijepit) lalu dibakar di atas bara api, kemudian disajikan dengan kuah santal kental dan gula merah. Dan konon yang paling enak seBalikpapan lagi-lagi terletak di daerah Kebun Sayur, yeay!

PG 00 copy

Waroeng Banjar Bahari, tempat berjualan Pisang Gapit yang kesohor itu, terletak di tepi Jalan Mekar Sari, tepat di sebelah Giant dan di seberang Pasar Inpres Kebun Sayur. Aseli berbentuk warung kecil namun penuhnya luar biasa dengan antrian yang lumayan panjang. Sebenarnya selain terkenal dengan Pisang Gapit nya, mereka juga punya Sop Singkong Ceker yang enak, tapi sayang karena keterbatasan perut, saya belum sempat mencicipinya. Lain kali saya akan kembali ke Balikpapan untuk coba yang satu ini!

PG 07 copy

Seporsi Pisang Gapit dihargai IDR 10k, berisi sepiring penuh potongan pisang bakar disiram dengan kuah kental yang manis enak. Hhhmmm… pantas saja orang Balikpapan rela berpanas-panas ria berdesakan dalam warung, ternyata rasanya memang begitu nikmat sampai dengan tetes yang terakhir!

3. Depot Nam Min

NM 07 copy

Depot Nam Min alias Nam Min Bakery, merupakan depot legendaris dan salah satu depot tertua di Balikpapan, awalnya berlokasi di Jalan Pandan Sari, kemudian membuka cabang juga di jalan Adil Makmur, semuanya ini masih berada di daerah Kebun Sayur. Saya mengunjungi Depot Nam Min yang bertempat di Jalan Adil Makmur, lokasi persisnya berada di deretan ruko di belakang Giant / Plaza Kebun Sayur (Bunsay).

Depot Nam Min buka setiap hari pukul 07.30 – 18.00, dan tutup setiap hari Jumat, semua makanan di sini Halal. Merupakan tempat favorite warga lokal terutama encek-encek alias bapak-bapak tua untuk ngopi-ngopi sambil nongkrong dan ngobrol ngalor ngidul.

NM 00 copy

Di Depot Nam Min, saya pun ikutan nongkrong sambil mencicipi Roti Bakar Srikaya IDR 10k plus secangkir Teh Susu IDR 9k, aseli ngopi murmernak! Roti Bakar Srikaya di sini terkenal dengan kelezatannya, dan memang terbukti enak, selainya melimpah dengan rasa manis legit srikaya yang sulit dilukiskan dengan kata-kata, ditambah harum khasnya roti bakar tradisional, masih ditemani teh susu yang begitu pekat dan nikmat, hanya 1 kata: sempurna!

NM 10 copy

Depot Nam Min juga terkenal dengan aneka macam roti dan kue-kue tradisionalnya yang enak, membuat saya pun akhirnya tergoda untuk membungkus kue sus jumbo ini. Harga IDR 8k/pcs, dengan ukuran besar berdiameter kurang lebih 10cm dan isian vla susu yang melimpah, asik!

4. Rumah Makan Haur Gading

HG 05 copy

Dan saya pilih untuk makan siang di Rumah Makan Haur Gading, resto kecil yang terletak tepat di belakang Pasar Inpres Kebun Sayur. Resto ini punya Pepes Patin yang kesohor dan direkomendasikan oleh Pak Bondan Winarno. Walaupun tempatnya kecil, tetapi penuh dan harus antri untuk dapat tempat duduk, malahan sampai harus berbagi meja dengan pengunjung lain.

HG 00 copy

Begitu memperoleh tempat duduk, sebaskom nasi panaspun langsung terhidang plus pertanyaan apakah mau sop atau kuah bening. Tidak pakai lama seporsi Pepes Patin beserta lalapan dan kuah bening pilihan saya pun datanglah.

Pepes Patin merupakan salah satu makanan wajib coba di Balikpapan, ikan patin diberi bumbu kuning dengan tomat dan cabai lalu dibakar, rasanya tentu saja enakkkkk…. Tekstur ikannya sangat lembut, dengan bumbu meresap sempurna, dan mantapnya lagi saya nyaris tidak menemukan tulang dalam pepes patin milik saya, dan sayapun bisa makan dengan nikmat tanpa harus repot memisahkan tulangnya lagi.

Seporsi Pepes Patin dengan nasi sepuasnya dan segala rupa condiment (sop + lalap) plus es jeruk dihargai flat IDR 40k, asalkan makan di tempat apapun itu minumannya kita akan dikenakan harga yang sama. Sementara itu untuk take away, seporsi Pepes Patin nya saja harus ditebus dengan IDR 35k. Jauh lebih murah makan di tempat ya?

HG 10 copy

Selain Pepes Patin, RM Haur Gading juga terkenal dengan aneka seafoodnya, terutama ikan dan udang bakar. Semuanya tampak begitu menggoda apalagi si udang besar yang berasa manggil-manggil, hohoho… apa daya perut ini sudah tidak sanggup lagi.

 

Demikianlah acara Icip-icip di Kebun Sayur, kebayang kan kenyangnya perut saya hari itu? Beneran aseli rasanya mau meledak! Hahaha… Beginilah nasib kalau lapar mata semua pengen dicoba, etapi tentunya tidak menyesal, karena semuanya enakkk…..

Btw, kalau kamu ke Balikpapan jangan lupa buat icip-icip di Kebun Sayur yak…

 

Sebelumnya:
Balikpapan (Part 1) ~ IBIS Balikpapan

Berikutnya:
Balikpapan (Part 3) ~ Makan-makan di Ruko Bandar

 

(helen ~ helen yang suka makan)
IG: @helenysm_

Please like & share:

← Previous post

Next post →

3 Comments

  1. ah liat fotonya, saya inget pernah makan di haur gading itu.. tapi ga merhatiin nama restonya. emang rame banget sih dan ketika masuk resto langsung pesan dan langsung dibakar. tak lupa diiringi petikan gitar dari bapak tua bertopi.. yang ada juga di foto diatas 😀

Leave a Reply