One cannot
think well,
love well,
sleep well,
if one has not
dined well.

LW04 small

Masih cerita seputar Tahun Baruan nih… setelah makan pagi di Miss Bee Providore, kita lanjut ke Dago Atas, buat nyambangin LawangWangi, tempat kuliner yang lagi ngetrend di Bandung itu. Ehm, tentunya buat makan siang, wohooo… makan terussssss….

Lawang Wangi ini semacam galery seni, dengan berbagai karya seni antik nan ajib, walaupun saya bukan penikmat seni, tapi asik juga ternyata ngeliatinnya, sambil jepret sana sini tentunya.

LW21 copy

Begitu tiba ternyata LawangWangi sudah rame luar biasa, padahal berhubung Tahun Baru, baru buka jam 12, dan kita tiba di sana hanya beberapa menit lewat dari jam 12. Btw, kalau di hari-hari biasa jam buka Lawang Wangi jam 11-22, kecuali Jumat Sabtu jam 10-23 dan tiap Senin tutup yak, catet!

LW11 copy

Tempat makan terletak di lantai atas, dengan ruangan yang cukup luas. Rata-rata pengunjung memilih duduk di bagian teras, yang dikelilingi oleh kaca-kaca besar, jadi bisa kelihatan pemandangan sekitar. Sayangnya berhubung hari itu matahari cukup terik, duduk di bagian teras terasa panas menyengat. Efek rumah kaca, bisa matenggggg bo! Tapi tetep aja penuh orang yang duduk di sana, hohoho…

LW22 copy

Lawang Wangi juga terkenal sama jembatan kayu nya, dari jembatan ini kita bisa melihat view kota Bandung dari atas, sepertinya kalau malam bakalan cantik sekali dengan kerlap kerlip lampu kota. Apalagi kalo berduaan sama pacar, romantisssssss….

LW08 copy

Cerita mengenai view keren di LawangWangi ga bakalan ada habisnya, hehehe… Langsung tengok deh kita makan apa aja di sini!

LW01 copyDibuka dengan Nachos IDR 42k, crispy corn tortillas dengan saus bolognaise dan tomato salsa. Ini asik dan enak! Cocok buat nemenin nongkrong atau ngopi-ngopi, ringan tapi berkelas.

LW02 copyChicken Lawangwangi IDR 69k, mirip dengan chicken cordon blue, dada ayam goreng tepung, dengan isian smoke beef dan keju mozarella, plus kentang goreng dan salad. Untuk menu ini tersedia 3 pilihan sauce: mushroom, BBQ atau blackpepper.

LW03 copyFetuccini Carbonara IDR 49k, pasta dengan saus carbonara plus potongan smoked beef. Sausnya creamy dan gurih, anak-anak suka!

LW06 copyLawangWangi Traditional IDR 25k, bisa disajikan dingin atau panas, saya pilih yang dingin, minuman gula merah beraroma kayu manis dengan isi nata de coco dan jahe. Rasanya lumayan unik, cuma saya kurang sreg dengan potongan jahe yang memenuhi sebagian besar isi gelas, yang tentunya tidak bisa dimakan juga. Akan lebih baik jika hanya diambil sari jahe saja, untuk memperkuat taste minuman.

LW07 copyLawangWangi Mojito IDR 34k, campuran soda dengan lemon, nanas dan daun mint, rasanya segar, walaupun lagi-lagi tidak dapat diseruput dengan smooth karena banyak potongan daun memenuhi gelas, hahaha…

Jujur kunjungan kami ke Lawang Wangi hari itu kurang memuaskan, banyak sekali menu yang tidak tersedia, jadi pusing juga pilih menunya. Ya mungkin karena hari libur jadi dapur tidak siap dengan banyaknya tamu yang datang. Tips dari saya, kalau mau ke LawangWangi pilihlah datang hari biasa, supaya bisa lebih menikmati suasana di sini!

LW20 copyLawangWangi juga punya toko namanya TUKU, yang menjual aneka barang creative, bisa sekalian mampir dan lihat-lihat, barangnya dijamin antik dan ga pasaran!

Dine with a view di Bandung? Bisa mampir ke LawangWangi Creative Space.
Dari jalan Dago terus saja ikuti jalan ke utara, lewat terminal Dago masih lurus terus, sampai ke pertigaan, ambil jalan yang menurun curam ke kiri arah Dago Giri. Tinggal ikuti jalan lumayan agak jauh juga, nanti gerbang putih LawangWangi ada di sebelah kanan jalan.

LW05 copy

 LawangWangi Creative Space
Jalan Dago Giri no 99, Bandung
phone: 022 – 4231147

Please like & share: