I am not a shopaholic,
I am helping the economy.

Saya suka belanja alias mata keranjang. Salah satu kesenangan pergi travel adalah acara belanjanya, hohoho…

Belanja dimana di Hanoi?
Selain menyusuri toko-toko souvenir buat sekadar cuci mata,  saya juga selalu menyambangi supermarket setempat. Emak-emak banget yak! Eits, jangan salah di supermarket, kita bisa menemukan barang lokal yang asik lho…
Seperti ketika saya mengunjungi INTIMEX Supermarket – Old Quarter, di sana saya membeli cukup banyak ini dan itu, mulai dari aneka snack lokal, kopi, teh, kulit lumpiah, bumbu masak, dll. Tentunya dengan harga yang lebih murah, dibandingkan berbelanja di minimarket, atau toko souvenir. Ga perlu ribet tawar menawar pula!
Tentu saja tidak semua barang ada di Supermarket, untuk souvenir bisa juga menyambangi pasar lokal DongXuan Market, mirip Pasar Baru Bandung atau Tanah Abang Jakarta, ada 1 lajur khusus yang berjualan barang oleh-oleh. Ada baiknya mengunjungi dulu beberapa kios sebelum membeli, karena rata-rata kios menjual barang yang sama. Tawar dengan harga minimal (30% dari harga yang dibuka penjual), biarkan penjual yang menurunkan harga sampai titik terendah, lalu pindahlah ke kios sebelah. Dengan demikian kita akan mengetahui kisaran harga terendah yang bisa diberikan oleh penjual, dan punya gambaran harga barang tersebut.
Dan yang pasti tidak pernah terlewat adalah Night Market, tempat kita berbaur dengan warga lokal dan bisa menemukan aneka barang yang unik. Ada pasar malam setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu di Old Quarter, memanjang dari Hoan Kiem Lake sampai Dong Xuan Market. Jalanan ditutup untuk kendaraan, hanya khusus pejalan kaki, seru!

Beli apa di Hanoi?
Langsung aja deh kita bongkar koper, ini sebagian dari barang yang saya beli di Hanoi:

1. Snack Lokal
Berdasarkan hasil googling sebelum berangkat, ada 3 snack yang wajib beli di sini. Banh Pia (pia durian), Lotus Seed, dan Green Bean Cake. Semuanya super enak! Ga salah deh rekomendasi Google..
Banh Pia (4pcs) VND 65k
Lotus Seed VND 107k
Snack Hanoi

2. Kopi dan Teh
Kopi Vietnam sudah tidak perlu diragukan lagi kenikmatannya. Dan koper saya pun penuh dengan berbagai macam variant kopi G7 Trung Nguyen dan Highland Coffee. Plus beli juga Teh Lotus khas Vietnam yang harummm….
G7 Cappucino (12 sachet) VND 51.5k
G7 3 in one (50 sachet) VND 119.5k
Cozy Lotus Tea VND 28k
G7 Coffee

3.  Kulit Lumpiah
Penting banget kalau kangen Hanoi dan pengen bikin Lumpiah Vietnam, hahaha… Tersedia dalam berbagai ukuran, saya beli yang diameter 16cm dan 22cm. Rice Paper 300gr VND 17.5k

Rice Paper - kulit lumpiah Vietnam
4. Tidak pernah ketinggalan beli magnet tempelan kulkas, buat nambah koleksi di rumah. Harga kisaran VND 5-20kMagnet Kulkas Vietnam

5. Dompet khas Vietnam
Dompet silk dengan bordir wanita Vietnam ini, sepertinya jadi oleh-oleh yang wajib dibeli di Vietnam, bahan tebal, bordirnya juga halus. Dompet ukuran 19x14cm dengan 3 retsleting, harga VND 12k.
C03 copy

6. Tas kerajinan tangan
Mendadak ngebet sama si owl ini di Vietnam, walaupun setelah pulang, bingung mau dipakai kemana tasnya. Tas sebelah kiri dari kain perca, ada berbagai ukuran dan ada juga yang bentuk backpack, saya pilih yang paling besar model slempang, harga VND 70k. Sementara yang sebelah kanan, terbuat dari kulit asli, harga VND 150k. Gantungan kunci perca Owl saya beli terpisah seharga VND 30k. Yang ini asli buat hepi2an aja… 🙂
Owl Bag

7. Helm Tentara
Helm hijau ala tentara Vietnam ini, saya beli buat nambah properti manggung anak-anak, lucu-lucuan saja, harganya VND 40k.
Helm Vietnam

8. Ao dai
Dan inilah barang paling mahal yang saya beli di Hanoi. Merasa penasaran kalau tidak beli ao dai, setelah beberapa hari di Hanoi, melihat begitu banyak yang pakai ao dai. Jadilah saya tergoda juga untuk punya 1, walaupun jujur… ao dai ini pantasnya dipakai sama si super kurus, seperti cewe-cewe Vietnam, bukan untuk badan emak-emak seperti saya. Hahaha… Sepertinya nasib ao dai ini bakalan cuma menuh-menuhin lemari baju doank.
Ao dai adalah pakaian tradisional Vietnam, sejenis cheongsam, namun dengan belahan samping sampai ke pinggang, biasa dipakai dengan celana kain.
Harga VND 400k, setelah ditawar dari USD 60, semoga ga kemahalan, saya sangat suka dengan detail bordirnya!

C05 copy

 

Baca juga aneka kuliner wajib coba di Hanoi:
Kuliner Legendaris Hanoi
Hanoi Street Food
Cafe dan Kopi Enak di Hanoi

Sebelumnya:
Hanoi (Part 4) – Aranya Hotel

Berikutnya:
Hanoi (Part 6) – Temple of Literature

Please like & share: